Siri Aku 04 sampai 9

4. ILMU AKU MELIPUTI

AKU yang hakiki ini mempunyai ilmu.

Ilmunya adalah limpahan dari ilmu Allah.

Seluruh alam ini ada dalam ilmu AKU.

Dalam ilmu AKU ada surga, neraka, dunia, akhirat, malaikat, iblis bahkan seluruh ciptaan Allah. Semua ini ada dalam ilmu AKU karena AKU tahu semua itu.

AKU telah diberitahu melalui ayat-ayat Allah, yang tersurat dan tersirat, bahwa semua perkara tersebut ada, dan AKU ‘merasai’ adanya.

Oleh karena itulah AKU ini mempunyai ilmu yang meliputi segala-galanya.

Semua itu adalah limpahan karunia Allah jua..

5. AKU TETAP MENGAGUNGKAN ALLAH

AKU sebenarnya hanya mengagungkan dan memuja Allah saja.

AKU tidak mengagungkan apa-apa pun jua selain Allah.

Pada pandangan AKU tidak ada yang kuat dan gagah melainkan Allah.

Tidak ada yang bijaksana melainkan Allah.

Tidak ada yang kaya melainkan Allah.

Semua kekayaan, kegagahan, kebijaksanaan, keindahan adalah ‘ghairullah’ melainkan limpahan karunia Allah semata-mata.

Oleh karena itu, AKU tetap dengan puja dan puji hanya kepada Allah saja.

6. AKU MENGISBATKAN ALLAH

AKU tetap mengisbatkan Allah dalam segala hal dan tindak tanduk-ku.

Maksudnya AKU tetap melihat Allah di balik segala yang maujud atau perkara yang ada.

Apapun yang  “nampak” perbuatan dan kelakuan dan arah mana memandang disana “nampak” Allah.
Oleh karena cara memandang yang demikian, maka AKU akan berkata,

” Tiada maujud melainkan Allah”.

Ini adalah kata-kata dari orang yang sudah “tenggelam” dalam lautan Ketuhanan yang berada dalam pandangan keruhanian semata-mata.

Inilah orang-orang sufi yang telah mencapai maqam Fana Fillah (lenyap dalam Allah) dan seterusnya Baqa Billah (kekal dengan Allah).

7. HUBUNGAN AKU DENGAN ALLAH

Hubungan AKU dengan Allah ibarat hubungan matahari dengan cahayanya, ibarat ombak dengan laut, ibarat gula dengan manisnya.

Semua ini menunjukkan betapa rapat perasaan AKU itu dengan Khaliknya.

Kalau mau di ibaratkan lagi ialah seperti pelukis dengan lukisan, pengukir dengan ukiran, pengarang dengan karangan, pencipta dengan ciptaannya.

Ini adalah ibarat untuk menunjukkan bahwa AKU dengan alam semesta raya ini adalah tanda-tanda atau manifestasi Wujud Yang Maha Esa itu.

8. AKU SUCI HAKEKATNYA

AKU ini memang suci hakekatnya, karena AKU limpahan Nur Allah Yang Maha Suci.

Yang mengotori AKU ini ialah syirik yaitu menyekutukan dengan apa dan siapa jua

Untuk membersihkan kotoran ‘syirik’ itu dari hati ialah dengan Tauhid.

Tauhid ibarat air yang menyucikan najis syirik dari hati.

Jiwa yang bersih ialah jiwa yang tauhid.

Dengan Tauhid ini menjadikan jiwa seseorang itu berani, tawadhu’, sabar, kuat dan gagah karena jiwa Tauhid ini betul-betul mengesakan Allah dan menyerah bulat-bulat kepada Allah Yang Maha Agung.
Dengan berzikir hati akan jadi tenang dan damai, dan akan menimbulkan semangat tauhid dalam diri penzikir itu.

9. AKU TUNDUK KEPADA ALLAH

AKU yang sebenarnya hanya tunduk kepada Allah saja.

AKU tidak dikuasai oleh siapapun jua.

Alam ini tunduk kepada AKU.

Semua makhluk tunduk kepada AKU dengan perintah Allah Yang Maha Perintah.

AKU adalah Khalifah Allah atau wakil Allah yang mengurus makhluk dengan isinya.

Segala yang ada di langit dan di bumi semua untuk AKU.

Kalau dunia ini ladang, AKU pengurusnya dan Allah yang empunya ladang itu.

Namun Allah tidak perlu apa-apa.

Hanya AKU yang memerlukan Dia.

Hanya AKU yang memerlukan dunia.

Makhluk yang ada di dunia adalah untuk AKU .

Semuanya adalah karunia dari Tuhan AKU

Allah jadikan semua makhluk untuk AKU.

Demikian mulianya AKU.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: